Nastech Logo Nastech

Jurnal Editorial

Perspektif, wawasan bisnis, dan lompatan teknologi masa depan.

search

Feed Teknologi Terkini

WordPress vs Website Custom: Mana yang Cocok untuk Bisnis?
21 Agt 2026
Pemograman

WordPress vs Website Custom: Mana yang Cocok untuk Bisnis?

Mau bikin website bisnis, tapi bingung harus pakai WordPress atau dibuat custom dari nol? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama saat bisnis mulai serius membangun presence digital. Di satu sisi, WordPress terkenal cepat dibuat, relatif terjangkau, dan punya ribuan plugin. Di sisi lain, website custom menawarkan fleksibilitas jauh lebih besar karena sistem bisa dirancang sesuai kebutuhan bisnis. Lalu mana yang lebih bagus? Jawabannya tidak sesederhana “custom pasti lebih profesional” atau “WordPress selalu lebih murah”. Dalam perbandingan WordPress vs website custom, pilihan terbaik sangat tergantung pada jenis bisnis, fitur yang dibutuhkan, budget, kemampuan tim, dan rencana pengembangan beberapa tahun ke depan. Bahkan WordPress sendiri masih sangat dominan pada 2026. Data W3Techs per 3 September 2026 menunjukkan WordPress digunakan oleh sekitar 40,7% dari seluruh website yang terdeteksi di web, dengan market share sekitar 58,9% di antara website yang menggunakan CMS yang diketahui. Angka sebesar itu menunjukkan WordPress jelas bukan hanya platform untuk blog kecil. Tetapi apakah itu berarti semua bisnis harus menggunakannya? Belum tentu.

Cara Membuat Website Company Profile Profesional
18 Agt 2026
Pemograman

Cara Membuat Website Company Profile Profesional

Pernah buka sebuah website perusahaan lalu dalam lima detik masih bingung mereka sebenarnya menjual apa? Desainnya mungkin bagus. Animasi ada. Foto gedung juga keren. Tapi kalau pengunjung tetap bertanya, “Ini perusahaan ngapain, sih?”, berarti website tersebut belum bekerja dengan baik. Itulah kenapa cara membuat website company profile profesional bukan sekadar memilih template modern lalu memasukkan logo perusahaan. Website company profile seharusnya menjadi representasi bisnis di internet. Ia harus menjelaskan siapa perusahaanmu, apa yang kamu tawarkan, kenapa orang harus percaya, dan bagaimana calon pelanggan bisa menghubungi kamu. Di 2026, peran website tetap penting. Data HubSpot menunjukkan website/blog/SEO menjadi channel dengan ROI tertinggi bagi 27% marketer dalam State of Marketing 2026. Di saat yang sama, lebih dari 60% traffic website global sudah datang dari perangkat mobile menurut data yang dikompilasi HubSpot. Jadi kalau website bisnis masih hanya dianggap sebagai “brosur online”, mungkin sudah waktunya mengubah cara pandang. Mari kita bahas langkahnya dari awal.

10 AI Pembuat Gambar Gratis 2026 dengan Hasil Terbaik
18 Agt 2026
Kecerdasan Buatan dan Analisis Data

10 AI Pembuat Gambar Gratis 2026 dengan Hasil Terbaik

Dulu kalau butuh ilustrasi untuk artikel, poster, presentasi, atau konten media sosial, pilihannya biasanya dua: cari stok gambar atau bikin sendiri dari nol. Sekarang? Cukup tulis beberapa kalimat, tunggu sebentar, lalu gambar sudah jadi. Masalahnya, AI pembuat gambar gratis 2026 jumlahnya makin banyak. Ada yang jago membuat foto realistis, ada yang unggul untuk tulisan di dalam gambar, ada yang cocok untuk desain sosial media, dan ada juga yang lebih enak digunakan untuk eksperimen visual. Lalu mana yang hasilnya paling bagus? Jawabannya tergantung kebutuhan. Gambar untuk thumbnail YouTube tentu berbeda dengan mockup produk. Poster dengan tulisan membutuhkan kemampuan berbeda dari ilustrasi karakter. Jadi daripada mencari satu AI yang menang di semua kategori, lebih masuk akal memilih tool berdasarkan pekerjaan yang sedang kamu kerjakan. Yang menarik, AI image generator juga berkembang sangat cepat. OpenAI misalnya meluncurkan ChatGPT Images 2.0 pada April 2026 dan menyediakan fitur pembuatan gambar tersebut di semua paket ChatGPT, termasuk Free. Nah, kalau kamu ingin mencoba tanpa langsung berlangganan, berikut 10 AI pembuat gambar gratis 2026 dengan hasil terbaik yang layak masuk daftar.

7 AI Pembuat PPT Gratis 2026 untuk Presentasi Otomatis
15 Agt 2026
Kecerdasan Buatan dan Analisis Data

7 AI Pembuat PPT Gratis 2026 untuk Presentasi Otomatis

Pernah punya tugas presentasi besok pagi, tapi sampai malam masih staring contest sama slide kosong? Judul sudah ada. Materi sebenarnya juga ada. Masalahnya, menyusun struktur, memilih layout, cari gambar, lalu merapikan setiap slide bisa makan waktu lebih lama daripada memahami materinya sendiri. Nah, di sinilah AI pembuat PPT gratis 2026 mulai terasa benar-benar berguna. Sekarang kita tidak harus membuat presentasi dari nol. Cukup masukkan topik, outline, atau beberapa paragraf materi, lalu AI bisa membantu menyusun struktur slide, menulis poin utama, memilih layout, sampai menambahkan visual. Tapi jangan salah. Tidak semua AI presentasi bekerja dengan cara yang sama. Ada yang paling enak untuk mahasiswa. Ada yang unggul dari sisi desain. Ada yang bisa langsung ekspor ke PPTX. Ada juga yang lebih cocok untuk pitch deck atau presentasi bisnis. Jadi daripada mencoba semuanya secara acak, berikut 7 AI pembuat PPT gratis 2026 untuk presentasi otomatis yang layak kamu coba.

Marketplace vs Website: Mana yang Lebih Untung untuk UMKM?
09 Agt 2026
E-Commerce dan Bisnis Online

Marketplace vs Website: Mana yang Lebih Untung untuk UMKM?

Kalau kamu punya UMKM dan ingin jualan online, pertanyaan ini hampir pasti muncul: Lebih baik fokus jualan di marketplace atau bikin website sendiri? Sekilas marketplace terasa lebih gampang. Tinggal daftar, upload produk, ikut promo, lalu langsung masuk ke ekosistem yang sudah ramai pembeli. Website beda cerita. Kamu harus punya domain, hosting, desain, sistem checkout, metode pembayaran, dan yang paling penting: mendatangkan traffic sendiri. Lalu kalau begitu, kenapa masih banyak bisnis serius yang tetap punya website? Karena marketplace vs website bukan sekadar soal tempat jualan. Keduanya punya model bisnis yang berbeda. Marketplace memberikan akses ke traffic dan kepercayaan yang sudah dibangun platform. Sebagai gantinya, kamu bermain di dalam aturan mereka, bersaing dengan toko lain, dan membayar berbagai biaya transaksi. Website memberikan kontrol lebih besar atas brand, data pelanggan, pengalaman belanja, dan margin. Tetapi kamu harus membangun audience sendiri. Jadi sebenarnya, mana yang lebih untung untuk UMKM? Jawabannya tergantung tahap bisnis dan tujuan kamu. Mari kita bahas pelan-pelan.

QRIS Tap vs QRIS Biasa: Perbedaan dan Cara Pakainya
06 Agt 2026
Teknologi Terkini

QRIS Tap vs QRIS Biasa: Perbedaan dan Cara Pakainya

Pernah lagi antre di kasir, buka aplikasi pembayaran, tekan menu QRIS, arahkan kamera ke kode, lalu ternyata kamera susah fokus? Atau kamu sedang buru-buru naik transportasi umum dan rasanya repot kalau masih harus membuka kamera untuk scan QR satu per satu? Nah, di sinilah QRIS Tap terasa menarik. Kalau QRIS biasa mengandalkan proses scan kode, QRIS Tap memungkinkan pengguna melakukan pembayaran cukup dengan mendekatkan smartphone ke terminal pembayaran menggunakan teknologi NFC. Kedengarannya mirip contactless payment? Memang konsep penggunaannya cukup dekat. Bedanya, QRIS Tap tetap berada di dalam ekosistem QRIS Indonesia. Bank Indonesia resmi meluncurkan QRIS Tap pada 14 Maret 2025 sebagai alternatif pembayaran digital yang lebih cepat untuk transaksi ritel dan layanan publik. (Bank Indonesia) Lalu sebenarnya QRIS Tap vs QRIS biasa apa bedanya? Apakah semua HP bisa menggunakannya? Dan bagaimana cara pakainya? Mari kita bahas satu per satu.

Cara Daftar QRIS untuk UMKM 2026: Syarat dan Biaya
03 Agt 2026
E-Commerce dan Bisnis Online

Cara Daftar QRIS untuk UMKM 2026: Syarat dan Biaya

Punya warung, coffee shop, toko kecil, jasa laundry, atau jualan makanan rumahan tapi pelanggan mulai sering bertanya, “Bisa bayar QRIS, Kak?” Kalau iya, mungkin sudah waktunya daftar. Di 2026, QRIS bukan lagi metode pembayaran yang cuma dipakai bisnis besar. Justru sebagian besar merchant QRIS di Indonesia berasal dari kelompok UMKM. Proses daftarnya juga tidak sesulit yang dibayangkan karena pelaku usaha cukup mendaftar melalui Penyedia Jasa Pembayaran atau PJP yang berizin Bank Indonesia. Tapi sebelum daftar, biasanya ada beberapa pertanyaan. Apa saja syaratnya? Harus punya badan usaha? Apakah ada biaya pendaftaran? Berapa potongan setiap transaksi? Nah, artikel ini akan membahas cara daftar QRIS untuk UMKM 2026, mulai dari dokumen, proses registrasi, biaya, sampai tips memilih penyedia QRIS yang tepat.

Core Web Vitals 2026: Cara Mempercepat Website untuk SEO
31 Jul 2026
Ui & Ux

Core Web Vitals 2026: Cara Mempercepat Website untuk SEO

Pernah membuka sebuah website, lalu halaman putih cukup lama sebelum kontennya muncul? Atau lebih menyebalkan lagi: kamu mau menekan tombol “Beli Sekarang”, tetapi tiba-tiba layout bergeser dan yang tertekan malah tombol lain. Masalah seperti ini bukan cuma bikin pengguna kesal. Google juga memperhatikan bagaimana pengalaman nyata pengguna ketika membuka dan berinteraksi dengan sebuah halaman melalui metrik yang disebut Core Web Vitals. Di 2026, Core Web Vitals masih terdiri dari tiga metrik utama: Largest Contentful Paint (LCP) untuk kecepatan loading konten utama, Interaction to Next Paint (INP) untuk responsivitas interaksi, serta Cumulative Layout Shift (CLS) untuk stabilitas visual. Google merekomendasikan LCP maksimal 2,5 detik, INP maksimal 200 milidetik, dan CLS maksimal 0,1 untuk pengalaman yang dikategorikan baik. Tapi apakah Core Web Vitals 2026 berarti website yang punya skor paling tinggi pasti ranking nomor satu? Nggak sesederhana itu. Konten, relevansi, backlink, search intent, dan berbagai sinyal lain tetap berperan. Google sendiri menjelaskan bahwa Core Web Vitals merupakan bagian dari aspek page experience yang selaras dengan apa yang ingin dihargai sistem ranking inti Google, bukan satu-satunya faktor ranking. Jadi tujuan optimasi seharusnya bukan sekadar mengejar warna hijau. Tujuannya adalah membuat website terasa cepat, responsif, stabil, dan nyaman digunakan. Mari kita bahas caranya.

Penipuan Deepfake AI: Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
28 Jul 2026
Keamanan Cyber dan Privasi Data

Penipuan Deepfake AI: Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Bayangkan kamu menerima video call dari atasan. Wajahnya sama. Suaranya sama. Cara bicaranya juga terdengar meyakinkan. Lalu ia meminta kamu segera mentransfer uang karena ada transaksi penting yang “tidak boleh terlambat”. Kalau itu terjadi, apakah kamu akan percaya? Masalahnya, di era AI, melihat wajah dan mendengar suara seseorang tidak lagi selalu cukup untuk membuktikan bahwa orang tersebut benar-benar ada di balik layar. Teknologi deepfake AI sekarang mampu membuat wajah, suara, foto, hingga video sintetis yang semakin realistis. Di tangan kreator, teknologi ini bisa digunakan untuk film, pendidikan, hiburan, dan berbagai kebutuhan kreatif. Tapi di tangan penipu, deepfake bisa berubah menjadi alat social engineering yang sangat efektif. INTERPOL dalam laporan ancaman fraud global 2026 bahkan memperingatkan bahwa penipuan yang diperkuat AI bisa menjadi sekitar 4,5 kali lebih menguntungkan dibanding metode penipuan tradisional. Teknologi seperti voice cloning, video sintetis, dan identitas buatan membantu pelaku meningkatkan skala dan kualitas penipuan. Karena itu, memahami penipuan deepfake AI, ciri-ciri, dan cara menghindarinya menjadi semakin penting. Bukan hanya untuk orang yang aktif di dunia teknologi. Siapa pun yang punya WhatsApp, media sosial, rekening bank, atau menerima telepon bisa menjadi target.